Senin, 12 Juni 2017

Pengalaman berlibur ke Gili Trawangan

Hai travelers! Kali ini saya ingin berbagi cerita mengenai pengalaman saat berlibur ke salah satu pulau terindah di Indonesia. Kalian pasti sudah tidak asing lagi mendengar tempat wisata yang satu ini.  Yap ! Gili Trawangan. Tempat yang satu ini merupakan  destinasi wisata yang paling popular dan sering di kunjungi oleh wisatawan asing. Bagaimana tidak? Melihat pulau-pulaunya yang sangat bersih dan indah membuat siapapun pasti tertarik untuk berlibur ke Gili Trawangan.






Pulau Gili Trawangan merupakan sebuah pulau yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Pulau ini merupakan sebuah pulau yang terbesar diantara tiga pulau kecil yang berada di sebelah barat laut pulau Lombok. Pulau Gili Trawangan berdekatan dengan pulau Gili Meno dan juga pulau Gili Air. Untuk menuju ke dua pulau tersebut dari pulau Gili Trawangan pun anda tidak sulit, dengan waktu sekitar 2 jam saja anda sudah bisa mengelilingi pulau-pulau yang indah tersebut. Di banding pulau yang lainnya, Gili Trawangan memiliki jumlah penduduk terpadat, terutama di bagian timur pulaunya. Mengapa? Karena di banding pulau Gili Meno dan Gili Air, Gili Trawangan memiliki fasilitas yang paling lengkap untuk tempat wisata, terutama untuk wisata watersportnya.
            Wisata watersport yang bisa dilakukan di Gili Trawangan seperti surving dan snorkeling. Namun wisata watersport yang paling sering dilakukan oleh wisatawan ialah menyelam dan snorkeling diatas permukaan laut. Saya dan teman-teman mencoba snorkeling di 3 spot pulau yang terdapat di Gili. Pada saat snorkeling saya melihat keindahan dibawah laut dimana dibawah sana terdapat banyaknya terumbu karang, ikan-ikan yang cantik, dan juga melihat kura-kura yang sedang berenang di luasnya laut yang jernih dan indah tersebut.  Saking indahnya membuat saya susah untuk kembali ke daratan dan ingin berlama-lama berenang di laut.












            Hal unik yang membuat saya senang berada di pulau ini, saya merasakan bebas dari polusi yang biasanya saya jumpai di kota tempat saya tinggal, yaitu Jakarta. Berlibur ke Gili Trawangan merupakan pilihan yang tepat bagi saya untuk menghindari polusi dan ingin menghirup udara segar. Karena di Gili Trawangan ini, masyarakat tidak boleh memakai kendaraan bermotor. Karena itu, masyarakat setempat menyediakan penyewaan sepeda atau Cidomo (kereta kuda khas Lombok). 



             Pada saat saya berlibur di Lombok, saya memilih untuk menyewa sepeda yang telah disediakan oleh masyarakat di pulau sana. Dengan menyewa sepeda, saya dan teman-teman saya bisa berkeliling memutari pulau Gili Trawangan yang tidak terlalu besar tersebut dengan waktu satu jam saja. Selama mengelilingi pulau Gili Trawangan, saya menemukan banyak cafe-cafe dan restoran yang menjual berbagai macam jenis makanan. Namun menu yang paling favorit di cafe dan restoran di pulau ini tentunya makanan seafood, dan pastinya sangat fresh! 
Singkat cerita, dibalik keseruan saya berlibur di Gili Trawangan bersama teman-teman saya, saya memiliki pengalaman buruk disana. Pengalaman buruk tersebut terjadi pada saat saya memesan ayam goreng di pasar makanan di Gili Trawangan. Pada saat saya sedang makan dan menghabiskan setengah dari ayam yang saya pesan, saya baru menyadari aroma ayam yang saya makan tidak enak. baunya seperti ayam yang sudah membusuk, lalu dimasak lagi. Nafsu makan saya menjadi berkurang, sehingga saya tidak melanjutkan makannya. Dan untung saja saya tidak kenapa-kenapa karena memakan ayam yang sudah tidak fresh. Akhirnya saya langsung minum obat, meminum susu dan semacamnya, untuk menghindari efek dari makan makanan yang tidak segar tadi. Buat travelers yang ingin berkunjung ke pulau Gili Trawangan, sangat-sangat disarankan lebih baik makan- makanan seafood saja. Karena makanan seafood disana lebih terjamin dan pastinya fresh from the oven karena berdekatan dengan laut.

            Jika pada siang harinya para wisatawan bisa menikmati pantai dan juga wisata air di pulau tersebut, pada malam harinya wisatawan juga bisa menikmati nightlife di Gili Trawangan. Disana terdapat banyak club-club yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Namun jika ingin berkeliling mengitari pulau ini pada malam hari memang agak sulit. Karena cahaya penerangan atau lampu di pulau ini tidak banyak sehingga menyulitkan kita untuk berjalan mengitari pulau.

            Begitulah pengalaman menyenangkan dan pengalaman buruk saya di pulau Gili Trawangan. Tapi secara keseluruhan saya sangat menikmati berlibur di pulau yang indah dan tentram ini.